Langsung ke konten utama

Unggulan

MEMANG MAU APA KITA DENGAN HARLAH PANCASILA?

Sumber gbr: ChatGPT Hal paling mendasar yang setiap orang harus ingat terkait ini adalah bahwa Pancasila itu suatu konsep abstrak yang kompleks, di dalamnya termuat pandangan dunia dan ideologi. Oleh karena Pancasila adalah suatu konsep, maka perayaan paling megah untuk memperingati kelahirannya adalah dengan memakrifati konsep-konsep itu sendiri. Maksudnya, merayakan Pancasila tidak cukup dengan sekadar diulang-ulang di lapangan upacara, tetapi harus menjadi pengetahuan yang menubuh: kesadaran yang mempengaruhi pikiran, perkataan dan perbuatan. Apakah ini berarti Pancasila sudah final dan tidak perlu diuji lagi? Jawabannya ya dan tidak. Ya, bagi mereka yang perjalanan intelektualnya sudah menyaksikan mengapa Pancasila adalah pandangan dunia dan ideologi yang tepat. Tetapi juga sekaligus tidak, karena setiap klaim kebenaran harus berani diuji terus menerus secara ilmiah untuk memvalidasi dan mempertahankan klaimnya itu. Terlebih, secara historis memang faktanya Pancasila tidak la...

MENGAPA PANCASILA COCOK UNTUK DUNIA?




ADA sangat banyak tafsir tentang Pancasila. Kita tidak butuh waktu dan energi yang besar untuk membuktikan itu. Ada tafsir yang religius, ada tafsir yang liberal, yang sekuler, yang komunis, yang nasionalis. Ada tafsir dari tokoh, tafsir dari ormas, ada juga tafsir dari rezim. Sebagai anak hukum, saya memilih "keseluruhan peraturan perundangan-undangan" sebagai tafsir Pancasila. UU No. 12/2011 yang bilang begitu: Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum.

Tapi mari kita kesampingkan sebentar opini biar fakta bisa diketengahkan. Kenyataannya, Pancasila sudah berhasil menjaga kita tetap satu sejak 77 tahun yg lalu.

Sudah ada beberapa cara illegal seperti pemberontakan yang berupaya mengubah dasar negara. Semuanya lewat. Setidaknya sampai saat ini. Cara legal juga sudah ada. Kata Adnan Buyung Nasution (disertasi 1995), dasar negara adalah tema perdebatan paling keras dan dinamis dibanding agenda pembahasan lainnya dalam sidang Konstituante. Sampai akhirnya setelah berkali-kali sidang, Kontituante gagal dalam tugasnya menyusun rancangan konstitusi baru. Lalu terbitlah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno: bubarkan Konstituante dan kembali ke UUD 1945.!

Pancasila tidak terganti.

...


INDONESIA itu miniatur dunia. Menurut data sensus BPS tahun 2010, Indonesia punya 1340 suku. Memang bukan yang terbanyak, masih ada India yang punya 2000 suku.  Tapi untuk bilang bahwa Indonesia adalah keseluruhan masyarakat majemuk yang hidup sebagai kesatuan dalam wilayahnya, itu cukup. Ragam corak pemikiran mulai dari yang paling tradisional sampai yang kotemporer juga ada.

Pancasila itu memang dibikin untuk masyarakat yang majemuk. Sejak awal didesain untuk mengakomodasi hak hidup tentram bagi sangat banyak identitas. Sudah terbukti di Indonesia. 

Pancasila juga cocok untuk dunia. (Dunia juga majemuk. Ragam budaya dan pemikiran, agama, politik dan sistem sosial lainnya.)

... 

KALAU Pancasila untuk negara yang majemuk, lalu bagaimana dengan negara dunia yang tidak majemuk? Negara dunia (katakanlah: X) yang sudah mengambil budaya/sistem/agama tertentu sebagai ideologi resmi? Apakah X akan dipaksa mengubah ideologinya menjadi Pancasila? Padahal, bukankah lebih bijak untuk membiarkan X yang sudah hidup damai dengan ideologinya.  Mengapa kedamaiannya itu harus dirusak dengan memaksakan Pancasila?

Jawabannya ada di Indonesia.

Perhatikan, kita punya beberapa propinsi yang diberi hak otonomi khusus karena sejak awal pembentukan RI berhasil mempertahankan ciri khas kedaerahannya. Nah, kira-kira begitu posisi negara X ketika Pancasila diterapkan di dunia.

X sebagai individu mungkin tidak butuh Pancasila untuk dipakai secara internal. Tapi ketika bertindak sebagai anggota masyarakat dunia, X harus.

Kira-kira begitu ketika Pancasila telah diterima sebagai ideologi dunia.

...


SELAMAT ulang tahun Pancasila.

Dan "jangan sesekali melupakan sejarah!".

 

Alan Sapda / 0322

_restubumi

Komentar

Postingan Populer